Ini 3 Cara Meningkatkan Kebiasaan Membaca (Pengalaman Pribadi)

Jatuh cinta dengan suatu hal pada awalnya selalu menggebu-gebu, namun lambat laun menipis seiring waktu. Bukan cintanya yang berkurang, tapi cara berekspresi yang mulai terkontrol.

Apakah ini salah? Sebenarnya tidak juga. Sama halnya dengan membaca buku. Awal mula saya suka baca buku bisa selesai 5 buku sekaligus dalam 1 bulan. Tetapi, gairah tersebut malah bertahan sebentar.

Semakin lama kuantitas bacaan mulai berkurang bahkan tidak baca sama sekali hingga berbulan-bulan lamanya.

Kalau saat itu ditanya masih suka baca buku, ya, masih. Tetapi, percikan untuk ingin mulai baca buku lagi yang ternyata cuma setitik.

Setelah berbagai eksplorasi yang lewati, saya menemukan bagaimana cara agar percikan untuk terus baca buku selalu ada. Meskipun tidak setiap hari buka buku, setidaknya dalam satu minggu minimal 1 lembar terbaca.

Di artikel ini, saya akan membahas bagaimana saya mempertahankan spark untuk meningkatkan kebiasaan baca buku. Simak cara meningkatkan kebiasaan membaca berikut ini!

1. 1 Bulan 1 Buku

Menurut saya, untuk meningkatkan kebiasaan baca buku adalah tidak memaksakan diri. Dalam artian, jangan memulai baca dengan 5 buku sekaligus dalam satu bulan.

Cukup mulai dari 1 buku saja sebulan. Jika selama 6 bulan berhasil konsisten, kamu bisa menambah jumlah buku dan begitu seterusnya.

Biasakan mempertahankan apa yang kita mulai sebelum ‘upgrade‘. Sebab, yang paling sulit untuk menumbuhkan kebiasaan membaca adalah konsisten membaca walau sedikit.

2. Pilih Genre yang Kamu Sukai

Lagi-lagi jangan paksakan genre yang asing atau kemungkinan besar kamu skip. Sayang bacaanmu, sayang uang kamu, dan sayang waktu kamu.

Dulu, saya embat banyak genre dalam waktu berdekatan. Misal, saya terbiasa baca genre drama, tiba-tiba saya baca genre sejarah yang bukunya setebal ban motor.

Bisa tebak berapa lama saya bertahan baca buku tersebut?

10 lembar pertama saya menyerah. Sampai saat ini saya tidak ingat judul buku dan isi yang saya baca. Untungnya, saya pinjam di perpustakaan bukan beli sendiri.

Begitulah kalau baca buku dengan genre asing dan mendadak move on. Apa yang kamu baca mungkin tidak akan awet lama di ingatan. Dan pastinya waktu akan terasa sangat lama membaca genre yang asing.

Jika masih pemula, usahakan membaca genre zona nyaman terlebih dahulu. Jika kamu merasa sudah suka buku tanpa pilih kasih, silakan menyicip dari buku-buku yang tipis. Kalau cocok kamu bisa coba baca yang lebih tebal.

3. Baca Review Buku

Belum siap baca buku? Belum ketemu buku yang click banget?

Saran saya mulai dari baca review atau ulasan buku di sosial media. Bisa dari Instagram dan TikTok. Banyak referensi buku bacaan buat pemula yang direkomendasikan bookstagram maupun booktok.

Misalnya, bookstagram Bacaan Alya, yang hampir setiap hari memposting ulasan buku ia baca. Kamu bisa menyaring mana judul buku yang menarik perhatian kamu. Kalau ingin versi video, kamu juga bisa intip konten-konten Alwijo di TikTok yang sering wawancara orang secara random.

Tidak hanya itu, di website ini kamu juga bisa membaca ulasan-ulasan buku juga, loh. Kamu bisa mendapatkan inspirasi bacaan selanjutnya dengan klik artikel ulasan buku di website ini.

Saya pribadi mudah termotivasi baca buku dengan melihat konten-konten seputar buku. Dari suka nunda bisa langsung semangat baca buku.

Saya rasa melihat orang lain baca buku bisa nularin rasa ingin baca buku juga.

Begitulah cara-cara saya untuk meningkatkan kebiasaan membaca buku. Bisa jadi tips di atas tidak works semua di kamu, tapi saya harap setidaknya satu dari tiga tersebut bisa membawa manfaat buat kamu, ya.

Ingin request topik untuk saya jadikan artikel? Beri saran kamu melalui e-mail dan kirim ke bacabersamaku@gmail.com!